Selasa, 18 Desember 2018

SAP PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU HAMIL


SATUAN ACARA PENYULUHAN
PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU HAMIL

Topik                                 : Perawatan Payudara
Penyuluh                           : Jan Rahanwatty
Pokok Bahasan                 : Perawatan Payudara pada Ibu Hamil          
Sub Pokok Bahasan          :
1.   Pengertian perawatan payudara
2.   Tujuan perawatan payudara
3.   Manfaat perawatan payudara selama hamil
4.   Alat perawatan payudara
5.   Cara perawatan payudara
6.   Menjaa kesehatan payudara
Sasaran                              : Ibu Hamil
Hari/Tanggal/Bulan/Tahun: Kamis, Desember 2018
Waktu                               :  10.00 WIB-10.30 WIB (30 Menit)
Tempat                              : Poli Kesehatan Ibu dn Anak Puskesmas Mojo Gedang I


1.      LATAR BELAKANG
Dalam istilah medik, payudara disebut juga glandula mammae (kelenjar susu) yang berkembang sejak embrio berusia enam minggu. Mammae tersusun dari jaringan kelenjar, jaringan ikat dan jaringan lemak. Diameter mammae sekitar 10-12 cm. umumnya, berat mammae pada wanita yang normal sekitar 200 gram. Pada akhir kehamilan, beratnya antara 400-600 gram.
Ketika wanita sedang hamil banyak yang dipersiapkan  untuk kelahiran dan untuk selama melahirkan. Payudara pun juga harus dipersiapkan sejak kehamilan yaitu perawatan payudara karena untuk menyiapkan diri ketika memberikan air susu ibu (ASI) untuk si buah hati saat dia lahir kelak. Hal ini merupakan salah satu bagian yang penting yang harus diperhatikan oleh ibu hamil sebagai persiapan untuk menyusui nantinya dan wajib dilakukan selama kehamilan. Saat kehamilan payudara akan membesar dan warna di daerah sekitar putting akan lebih gelap dan lebih sensitive / peka. Sehingga jika terkena sentuhan sedikit saja akan terasa sakit dan tegang karena tubuh sedang bekerja mempersiapkan diri untuk memberikan makanan pada bayinya kelak.
Dr. Suharjanti Kramadibrata, Sp.OG dari RSAPD Gatot Subroto, Jakarta mengatakan bahwa banyak ibu hamil mengabaikan perawatan payudara. Boleh jadi lantaran malas atau sesungguhnya belum mengetahui akan manfaatnya. Padahal perawatan payudara selama hamil sangat penting untuk kelancaran air susu kelak setelah melahirkan. “Malah, dengan perawatan yang benar, hasilnya bukan cuma produksi yang cukup, tapi juga bentuk payudara akan tetap baik selama menyusui. Sebagaimana diketahui, payudara selama kehamilan akan mengalami perubahan. Antara lain terasa lebih kencang, lebih besar, dan lebih penuh. Konon, menjelang kelahiran berat setiap payudara mencapai 1,5 kali lebih besar dibandingkan sebelum hamil. Oleh sebab itu Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini karena payudara merupakan satu-satunya penghasil ASI yang merupakan makanan pokok bayi yang baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin.
2.      TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Setelah dilakukan Pendidikan Kesehatan tentang cara perawatan payudara selama kehamilan, diharapkan ibu mampu memahami dan selanjutnya melaksanakan perawatan payudara dengan benar selama kehamilan.
3.      TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah mengikuti pendidikan kesehatan tentang perawatan payudara selama kehamilan selama 1 x 30menit ibu mampu :
1)     Menjelaskan pengertian perawatan payudara selama kehamilan
2)     Menjelaskan tujuan perawatan paudara slama kehamilan
3)     Menjelaskan manfaat perawatan payudara selama kehamilan
4)     Menjelaskan alat-alat yang dapat digunakan dalam perawatan payudara selama kehamilan
5)     Menjelaskan cara perawatan payudara selama kehamilan
6)     Menjelaskan cara menjaga  perawatan payudara selama kehamilan

4.      MATERI
(Terlampir)



5.      METODE
a.       Ceramah
b.      Tanya jawab
c.       Demonstrasi

6.      MEDIA
Leaflet

7.      KEGIATAN
NO
TAHAP
WAKTU
KEGIATAN
MEDIA
Perawat
Ibu Hamil
1.
Pembukaan
5 menit
1.  Memberikan  salam
2.  Perkenalan  

3.  Menjelaskan tujuan dan maksud yang ingin dicapai
4.  Menjelaskan kontrak waktu dilaksanakannya penyuluhan
5.  Menggali seberapa jauh pengetahuan ibu tentang perawatan payudara selama kehamilan
1.   Menjawab salam

2.   Mendengarkan

3.   Memperhatikan


4.   Mendengarkan dan memperhatikan

5.      Menjawab pertanyaan



2.
Pelaksanaan
20 menit
1.   Perawat menjelaskan tentang pengertian, tujuan manfaat,alat,  cara perawatan payudara selama kehamilan dan cara menjaga kesehatan  payudara.
2.   Menjelaskan dan menunjukkan alat dan bahan yang dipersiapkan untuk perawatan payudara post natal
3.   Mendemonstrasikan perawatan payudara selama kehamilan, dan hal-hal yang harus diperhatikan.
4.   Memberi kesempatan pada ibu untuk bertanya.
1.   Mendengarkan dan memperhatikan penjelasan yang disampaikan oleh perawat
2.   Ikut serta secara aktif dalam perawatan payudara
Leaflet dan demonstrasi langsung pada ibu





3.
Penutup
5 menit
1.   Melakukan evaluasi dengan redemonstrasi
2.   Memberikan pujian
3.   Memberikan salam penutup
1.   Memperhatikan dan melakukan

2.   Menjawab salam

























MATERI
PERAWATAN PAYUDARA SELAMA KEHAMILAN

1.      Definisi Perawatan Payudara
Perawatan payudara adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara sadar dan teratur untuk memeliharan kesehatan payudara waktu hamil dengan tujuan untuk mempersiapkan laktasi pada waktu post partum. (Teguh Subianto, 2009 : 1)

2.      Tujuan Perawatan Payudara
Tujuan perawatan payudara adalah sebagai berikut yang berdampak pada masa setelah persalinan:
a.       Memelihara kebersihan payudara agar terhindar dari infeksi.
b.      Meningkatkan produksi ASI dengan merangsang kelenjar-kelenjar air susu melalui pemijatan.
c.       Mencegah bendungan ASI/pembengkakan payudara.
d.      Melenturkan dan menguatkan puting agar tidak lecet.
e.       Mengetahui secara dini kelainan puting susu dan melakukan usaha untuk mengatasinya.
f.       Persiapan psikis ibu menyusui. (Saryono, Dyah, 2008:58-59)

3.      Manfaat Perawatan Payudara
a.       Menjaga kebersihan payudara terutama kebersihan puting susu.
b.      Melenturkan dan menguatkan puting susu sehingga memudahkan bayi untuk menyusui.
c.       Merangsang kelenjar-kelenjar air susu sehingga produksi ASI banyak dan lancar.
d.      Dapat mendeteksi kelainan-kelainan payudara secara dini dan melakukan upaya untuk mengatasinya.
e.       Mempersiapkan  mental  (psikis)  ibu  untuk menyusui. (Saryono, Dyah, 2008:54)






4.      Alat Perawatan Payudara
Alat yang digunakan dalam perawatan payudara :
a.    Handuk
b.   Kapas secukupnya
c.    Baby oil atau secukupnya
d.   Waslap 2 baskom (masing-masing berisi air hangat dan air dingin)

5.      Cara Perawatan Payudara
a.  Langkah-langkah pengurutan payudara
1)      Pengurutan Pertama
Terdiri dari empat gerakan yang dilakukan pada kedua payudara selama lima menit. Berikut tahap-tahap yang dilakukan pada pengurutan pertama :
a)   Licinkan kedua tangan dengan minyak
b)   Tempatkan kedua telapak tangan diantara kedua payudara
c)   Lakukan pengurutan, dimulai kearah atas, lalu telapak tangan kiri kearah sisi kiri dan telapak tangan kanan ke arah sisi kanan
d)  Lakukan terus pengurutan ke bawah / ke samping. Selanjutnya, pengurutan melintang. Telapak tangan mengurut ke depan, lalu kedua tangan dilepas dari payudara
e)   Ulang gerakan 20-30 kali tiap satu payudara
2)      Pengurutan Kedua
Sokong payudara dengan satu tangan, sedangkan tangan lain mengurut payudara dengan sisi kelingking dari arah tepi ke arah puting susu. Lakukan gerakan ini sekitar 30 kali
3)      Pengurutan Ketiga
Sokong payudara kiri dengan tangan kiri, kemudian dua atau tiga jari tangan kanan membuat gerakan memutar sambil menekan mulai dari pangkal payudara dan berakhir pada puting susu. Lakukan tahap yang sama pada payudara kanan. Lakukan dua kali gerakan pada setiap payudara.





b.  Pengompresan
Lakukan tahap pengompresan. Sebe;umnya, siapkan alat berupa dua buah wadah/baskom kecil yang masing-masing diisi dengan air hangat dan air dingin serta dua buah waslap. Selanjutnya, kompres kedua payudara dengan waslap hangat selama dua menit, lalu ganti dengan kompres waslap dingin selama satu menit. Kompres bergantian selama tiga kali berturut-turut dan akhiri dengan kompres air hangat.
c.       Perawatan puting susu
Berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk merawat puting susu :
1)      Kompres kedua puting susu dengan kapas yang telah dibasahi minyak selama lima menit agar kotoran disekitar puting mudah terangkat
2)      Jika puting susu normal, lakukan perawatan berikut. Oleskan minyak pada ibu jari dan telunjuk, lalu letakkan keduannya pada puting susu. Lakukan gerakan memutar kearah dalam sebanyak 30 kali putaran untuk kedua puting susu. Gerakan ini untuk meningkatkan elastisitas otot puting susu
3)      Jika puting susu datar atau masuk kedalam, lakukan tahap berikut :
4)      Letakkan kedua ibu jari di sebelah kiri dan kanan puting susu, kemudian tekan dan hentakkan ke arah luar menjauhi puting susu secara perlahan
5)      Letakkan kedua ibu jari diatas dan dibawah puting susu, lalu tekan serta hentakkan ke arah luar menjauhi puting susu secara perlahan.
Catatan :
·         Hindari gerakan yang dapat memarkan puting susu
·         Hindari penarikan puting susu dan payudara keluar karena dapat merusak jaringan-jaringan payudara
·         Hindari penggesekan diatas payudara karena dapat menimbulkan rasa panas pada kulit payudara
·         Selesai melakukan perawatan payudara, pakailah bra atau BH yang menyangga payudara dengan sempurna. Diharapkan dengan melakukan perawatan payudara, proses menyusui nantinya dapat berjalan dengan lancar.



6.      Menjaga Kesehatan Payudara
Menjaga dan memelihara kesehatan payudara penting diketahui bagi wanita sehingga kanker payudara tidak perlu menjadi menakutkan. Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak mengakibatkan kematian pada wanita karena itu menjadi tanggung jawab setiap wanita menyadari semua hal seputar kesehatan payudara.
Berikut beberapa tips memelihara kesehatan payudara dengan makan makanan yang tepat sebagai salah satu cara mengurangi resiko tumbuhnya kanker tersebut, antara lain:
a.       Rumput laut
Jepang merupakan salah satu Negara dengan tingkat pertumbuhan kanker payudara rendah. Ini terkait pola makan yang terbiasa mengkonsumsi rumput laut. Rumput laut terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan dimana menurut penelitian Harvard School of Public Health menemukan tikus yang diberi makan kelp (satu jenis rumput laut) memiliki kanker payudara lebih rendah dibanding tikus yang tidak makan kelp.
b.      Kurangi Makanan Berlemak
Pola makan yang tinggi lemak hewani dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Menurut para ahli, pola makan kaya lemak dapat menghasilkan zat kimia dalam usus yang ketika berhubungan dengan bakteri akan merubahnya menjadi estrogen sebagai penyebab kanker. Estrogen ini kemudian disimpan dalam jaringan lemak payudara sehingga membuat sel dalam area ini lebih mungkin tumbuh menjadi kanker. Dengan membatasi konsumsi lemak sehari-hari sampai kira-kira 20% dari seluruh konsumsi kalori, anda berarti telah mengurangi peluang tumbuhnya kanker payudara.
c.       Tingkatkan Konsumsi Serat
Serat yang terkandung dalam makanan seperti buncis, seluruh jenis gandum, buah-buahan dan sayuran dapat mempengaruhi metabolisme estrogen dalam tubuh dan menurunkan estrogen dalam darah.
d.      Makan Banyak Sayuran
Makan banyak sayuran seperti brokoli, kubis brussel, kol, sayuran hijau seperti kangkung dan bayam, kembang kol dan lobak cina baik bagi kesehatan payudara karena mengandung komponen sulfur yang disebut indoles. Indoles sebenarnya membantu mengurangi estrogen dari tubuh dan menegahnya tumbuh menjadi kanker payudara. Hanya sayuran jenis ini diketahui dapat merubah estrogen dalam tubuh dan mencegahnya dari kanker payudara.
e.       Ikan
Penelitian menujukan makan sedikitnya tiga porsi ikan laut setiap minggu seperti tuna, salmon, makarel, dan sarden dapat membantu mencegah kanker payudara. Minyak omega 3 yang biasanya ditemukan dalam ikan ini dapat membantu memperkuat system kekebalan dan menghalangi pengaruh tumor yang menyebabkan kanker.
f.       Produk Kedelai
Beberapa ilmuan yakin makan produk kedelai dapat melindungi terhadap hormon penyebab tumor. Kacang kedelai dan produk kedelai lainnya, tapi tidak termasuk susu kedelai (mengandung bahan pengawet), mengandung genistein, sebuah estrogen alami yang mengikat pada reseptor dalam payudara sehingga tidak mungkin tumbuh kanker.
g.      Olahraga Secara Teratur
Penelitian dimana wanita melakukan olahraga aerobic selama 3,8 jam atau lebih per minggu sedikit kemungkinan memiliki kanker payudara dibanding mereka yang tidak pernah berolahraga sama sekali. Termasuk mereka yang bertahan dalam 5 sampai 6 kg dari berat badan ideal merupakan cara mencegah kanker payudara karena obesitas memiliki korelasi dengan  resiko  kanker  payudara.  Kelebihan  lemak dalam tubuh menghasilkan estrogen yang kemudian di simpan dalam jaringan payudara sehingga memicu tumbuhnya sel kanker. (Nuraini, 2009:57-59)








DAFTAR PUSTAKA
Bobak. (2015). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. EGC: Jakarta.

Suherni, dkk. 2009. Perawatan Masa Nifas. Jogjakarta: Fitramaya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar