SATUAN
ACARA PENYULUHAN
PERAWATAN
PAYUDARA PADA IBU HAMIL
Topik : Perawatan
Payudara
Penyuluh : Jan Rahanwatty
Pokok
Bahasan : Perawatan
Payudara pada Ibu Hamil
Sub Pokok
Bahasan :
1. Pengertian
perawatan payudara
2. Tujuan perawatan payudara
3. Manfaat
perawatan payudara selama hamil
4. Alat perawatan payudara
5. Cara
perawatan payudara
6. Menjaa kesehatan payudara
Sasaran : Ibu Hamil
Hari/Tanggal/Bulan/Tahun:
Kamis, Desember 2018
Waktu :
10.00 WIB-10.30 WIB (30 Menit)
Tempat : Poli Kesehatan
Ibu dn Anak Puskesmas Mojo Gedang I
1.
LATAR BELAKANG
Dalam istilah medik, payudara disebut juga
glandula mammae (kelenjar susu) yang berkembang sejak embrio berusia enam
minggu. Mammae tersusun dari jaringan kelenjar, jaringan ikat dan jaringan
lemak. Diameter mammae sekitar 10-12 cm. umumnya, berat mammae pada wanita yang
normal sekitar 200 gram. Pada akhir kehamilan, beratnya antara 400-600 gram.
Ketika wanita sedang hamil banyak yang
dipersiapkan untuk kelahiran dan untuk selama melahirkan. Payudara pun
juga harus dipersiapkan sejak kehamilan yaitu perawatan payudara karena untuk
menyiapkan diri ketika memberikan air susu ibu (ASI) untuk si buah hati saat
dia lahir kelak. Hal ini merupakan salah satu bagian yang penting yang harus
diperhatikan oleh ibu hamil sebagai persiapan untuk menyusui nantinya dan wajib
dilakukan selama kehamilan. Saat kehamilan payudara akan membesar dan warna di
daerah sekitar putting akan lebih gelap dan lebih sensitive / peka. Sehingga
jika terkena sentuhan sedikit saja akan terasa sakit dan tegang karena tubuh
sedang bekerja mempersiapkan diri untuk memberikan makanan pada bayinya kelak.
Dr. Suharjanti Kramadibrata, Sp.OG dari RSAPD
Gatot Subroto, Jakarta mengatakan bahwa banyak ibu hamil mengabaikan perawatan
payudara. Boleh jadi lantaran malas atau sesungguhnya belum mengetahui
akan manfaatnya. Padahal perawatan payudara selama hamil sangat penting untuk
kelancaran air susu kelak setelah melahirkan. “Malah, dengan perawatan yang
benar, hasilnya bukan cuma produksi yang cukup, tapi juga bentuk payudara akan
tetap baik selama menyusui. Sebagaimana diketahui, payudara selama kehamilan
akan mengalami perubahan. Antara lain terasa lebih kencang, lebih besar, dan
lebih penuh. Konon, menjelang kelahiran berat setiap payudara mencapai 1,5 kali
lebih besar dibandingkan sebelum hamil. Oleh sebab itu Perawatan payudara
sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini karena
payudara merupakan satu-satunya penghasil ASI yang merupakan makanan pokok bayi
yang baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin.
2. TUJUAN
INSTRUKSIONAL UMUM
Setelah dilakukan Pendidikan
Kesehatan tentang cara perawatan payudara selama kehamilan, diharapkan ibu
mampu memahami dan selanjutnya melaksanakan perawatan payudara dengan benar
selama kehamilan.
3. TUJUAN
INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah mengikuti pendidikan kesehatan tentang perawatan
payudara selama kehamilan selama 1 x 30menit ibu mampu :
1)
Menjelaskan
pengertian perawatan payudara selama kehamilan
2)
Menjelaskan
tujuan perawatan paudara slama kehamilan
3)
Menjelaskan
manfaat perawatan payudara selama kehamilan
4)
Menjelaskan
alat-alat yang dapat digunakan dalam perawatan payudara selama kehamilan
5)
Menjelaskan
cara perawatan payudara selama kehamilan
6)
Menjelaskan
cara menjaga perawatan payudara selama
kehamilan
4. MATERI
(Terlampir)
5.
METODE
a.
Ceramah
b.
Tanya
jawab
c.
Demonstrasi
6.
MEDIA
Leaflet
7. KEGIATAN
|
NO
|
TAHAP
|
WAKTU
|
KEGIATAN
|
MEDIA
|
|
|
Perawat
|
Ibu Hamil
|
||||
|
1.
|
Pembukaan
|
5 menit
|
1. Memberikan salam
2. Perkenalan
3. Menjelaskan tujuan dan maksud yang ingin dicapai
4. Menjelaskan kontrak waktu dilaksanakannya penyuluhan
5. Menggali seberapa jauh pengetahuan ibu tentang
perawatan payudara selama kehamilan
|
1.
Menjawab salam
2.
Mendengarkan
3.
Memperhatikan
4.
Mendengarkan dan
memperhatikan
5.
Menjawab
pertanyaan
|
|
|
2.
|
Pelaksanaan
|
20 menit
|
1.
Perawat menjelaskan
tentang pengertian, tujuan manfaat,alat, cara perawatan payudara selama kehamilan dan
cara menjaga kesehatan payudara.
2.
Menjelaskan dan
menunjukkan alat dan bahan yang dipersiapkan untuk perawatan payudara post
natal
3.
Mendemonstrasikan
perawatan payudara selama kehamilan, dan hal-hal yang harus
diperhatikan.
4.
Memberi
kesempatan pada ibu untuk bertanya.
|
1.
Mendengarkan dan
memperhatikan penjelasan yang disampaikan oleh perawat
2.
Ikut serta secara
aktif dalam perawatan payudara
|
Leaflet dan demonstrasi langsung pada ibu
|
|
3.
|
Penutup
|
5 menit
|
1.
Melakukan
evaluasi dengan redemonstrasi
2.
Memberikan pujian
3.
Memberikan salam
penutup
|
1.
Memperhatikan dan
melakukan
2.
Menjawab salam
|
|
MATERI
PERAWATAN PAYUDARA SELAMA KEHAMILAN
1.
Definisi
Perawatan Payudara
Perawatan
payudara adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara sadar dan teratur untuk
memeliharan kesehatan payudara waktu hamil dengan tujuan untuk mempersiapkan
laktasi pada waktu post partum. (Teguh
Subianto, 2009 : 1)
2.
Tujuan
Perawatan Payudara
Tujuan
perawatan payudara adalah sebagai berikut yang berdampak pada masa setelah persalinan:
a. Memelihara kebersihan payudara agar
terhindar dari infeksi.
b. Meningkatkan produksi ASI dengan
merangsang kelenjar-kelenjar air susu melalui pemijatan.
c. Mencegah bendungan ASI/pembengkakan
payudara.
d. Melenturkan dan menguatkan puting
agar tidak lecet.
e. Mengetahui secara dini kelainan
puting susu dan melakukan usaha untuk mengatasinya.
f. Persiapan psikis ibu menyusui.
(Saryono, Dyah, 2008:58-59)
3.
Manfaat
Perawatan Payudara
a. Menjaga kebersihan payudara terutama
kebersihan puting susu.
b. Melenturkan dan menguatkan puting
susu sehingga memudahkan bayi untuk menyusui.
c. Merangsang kelenjar-kelenjar air
susu sehingga produksi ASI banyak dan lancar.
d. Dapat mendeteksi kelainan-kelainan
payudara secara dini dan melakukan upaya untuk mengatasinya.
e. Mempersiapkan mental (psikis) ibu untuk
menyusui. (Saryono, Dyah,
2008:54)
4.
Alat
Perawatan Payudara
Alat yang digunakan dalam perawatan payudara :
a.
Handuk
b. Kapas secukupnya
c. Baby oil atau secukupnya
d. Waslap 2 baskom
(masing-masing berisi air hangat dan air dingin)
5. Cara
Perawatan Payudara
a. Langkah-langkah pengurutan
payudara
1) Pengurutan Pertama
Terdiri dari empat gerakan yang dilakukan pada kedua payudara selama lima
menit. Berikut tahap-tahap yang dilakukan pada
pengurutan pertama :
a) Licinkan kedua tangan dengan minyak
b) Tempatkan kedua telapak tangan
diantara kedua payudara
c) Lakukan pengurutan, dimulai kearah
atas, lalu telapak tangan kiri kearah sisi kiri dan telapak tangan kanan ke
arah sisi kanan
d) Lakukan terus pengurutan ke bawah /
ke samping. Selanjutnya, pengurutan melintang. Telapak tangan mengurut ke
depan, lalu kedua tangan dilepas dari payudara
e) Ulang gerakan 20-30 kali tiap satu
payudara
2) Pengurutan Kedua
Sokong payudara dengan satu tangan, sedangkan tangan lain mengurut payudara
dengan sisi kelingking dari arah tepi ke arah puting susu. Lakukan gerakan ini
sekitar 30 kali
3) Pengurutan Ketiga
Sokong payudara kiri dengan tangan kiri, kemudian dua atau tiga jari tangan
kanan membuat gerakan memutar sambil menekan mulai dari pangkal payudara dan
berakhir pada puting susu. Lakukan tahap yang sama pada payudara kanan. Lakukan
dua kali gerakan pada setiap payudara.
b. Pengompresan
Lakukan tahap pengompresan. Sebe;umnya, siapkan alat berupa dua buah
wadah/baskom kecil yang masing-masing diisi dengan air hangat dan air dingin
serta dua buah waslap. Selanjutnya, kompres kedua payudara dengan waslap hangat
selama dua menit, lalu ganti dengan kompres
waslap dingin selama satu menit. Kompres bergantian selama tiga kali
berturut-turut dan akhiri dengan kompres air hangat.
c.
Perawatan
puting susu
Berikut ini langkah-langkah yang perlu
dilakukan untuk merawat puting susu :
1) Kompres kedua puting susu dengan
kapas yang telah dibasahi minyak selama lima menit agar kotoran disekitar
puting mudah terangkat
2) Jika puting susu normal, lakukan
perawatan berikut. Oleskan minyak pada ibu jari dan telunjuk, lalu letakkan
keduannya pada puting susu. Lakukan gerakan memutar kearah dalam sebanyak 30
kali putaran untuk kedua puting susu. Gerakan ini untuk meningkatkan
elastisitas otot puting susu
3) Jika puting susu datar atau masuk
kedalam, lakukan tahap berikut :
4) Letakkan kedua ibu jari di sebelah
kiri dan kanan puting susu, kemudian tekan dan hentakkan ke arah luar menjauhi
puting susu secara perlahan
5) Letakkan kedua ibu jari diatas dan
dibawah puting susu, lalu tekan serta hentakkan ke arah luar menjauhi puting
susu secara perlahan.
Catatan :
·
Hindari
gerakan yang dapat memarkan puting susu
·
Hindari
penarikan puting susu dan payudara keluar karena dapat merusak
jaringan-jaringan payudara
·
Hindari
penggesekan diatas payudara karena dapat menimbulkan rasa panas pada kulit
payudara
·
Selesai
melakukan perawatan payudara, pakailah bra atau BH yang menyangga payudara
dengan sempurna. Diharapkan dengan melakukan perawatan payudara, proses
menyusui nantinya dapat berjalan dengan lancar.
6.
Menjaga
Kesehatan Payudara
Menjaga
dan memelihara kesehatan payudara penting diketahui bagi wanita sehingga kanker
payudara tidak perlu menjadi menakutkan. Kanker payudara adalah salah satu
jenis kanker yang paling banyak mengakibatkan kematian pada wanita karena itu
menjadi tanggung jawab setiap wanita menyadari semua hal seputar kesehatan
payudara.
Berikut
beberapa tips memelihara kesehatan payudara dengan makan makanan yang tepat
sebagai salah satu cara mengurangi resiko tumbuhnya kanker tersebut, antara
lain:
a.
Rumput
laut
Jepang merupakan salah satu Negara
dengan tingkat pertumbuhan kanker payudara rendah. Ini terkait pola makan yang
terbiasa mengkonsumsi rumput laut. Rumput laut terbukti memiliki manfaat bagi
kesehatan dimana menurut penelitian Harvard School of Public Health menemukan
tikus yang diberi makan kelp (satu jenis rumput laut) memiliki kanker payudara
lebih rendah dibanding tikus yang tidak makan kelp.
b.
Kurangi
Makanan Berlemak
Pola makan yang tinggi lemak hewani
dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Menurut para ahli, pola makan kaya
lemak dapat menghasilkan zat kimia dalam usus yang ketika berhubungan dengan
bakteri akan merubahnya menjadi estrogen sebagai penyebab kanker. Estrogen ini
kemudian disimpan dalam jaringan lemak payudara sehingga membuat sel dalam area
ini lebih mungkin tumbuh menjadi kanker. Dengan membatasi konsumsi lemak
sehari-hari sampai kira-kira 20% dari seluruh konsumsi kalori, anda berarti
telah mengurangi peluang tumbuhnya kanker payudara.
c.
Tingkatkan
Konsumsi Serat
Serat yang terkandung dalam makanan
seperti buncis, seluruh jenis gandum, buah-buahan dan sayuran dapat
mempengaruhi metabolisme estrogen dalam tubuh dan menurunkan estrogen dalam
darah.
d.
Makan
Banyak Sayuran
Makan banyak sayuran seperti
brokoli, kubis brussel, kol, sayuran hijau seperti kangkung dan bayam, kembang
kol dan lobak cina baik bagi kesehatan payudara karena mengandung komponen
sulfur yang disebut indoles. Indoles sebenarnya membantu mengurangi estrogen dari tubuh dan
menegahnya tumbuh menjadi kanker payudara. Hanya sayuran jenis ini diketahui
dapat merubah estrogen dalam tubuh dan mencegahnya dari kanker payudara.
e.
Ikan
Penelitian menujukan makan sedikitnya
tiga porsi ikan laut setiap minggu seperti tuna, salmon, makarel, dan sarden
dapat membantu mencegah kanker payudara. Minyak omega 3 yang biasanya ditemukan
dalam ikan ini dapat membantu memperkuat system kekebalan dan menghalangi
pengaruh tumor yang menyebabkan kanker.
f.
Produk
Kedelai
Beberapa ilmuan yakin makan produk
kedelai dapat melindungi terhadap hormon penyebab tumor. Kacang kedelai dan
produk kedelai lainnya, tapi tidak termasuk susu kedelai (mengandung bahan
pengawet), mengandung genistein, sebuah estrogen alami yang mengikat pada
reseptor dalam payudara sehingga tidak mungkin tumbuh kanker.
g.
Olahraga
Secara Teratur
Penelitian dimana wanita melakukan
olahraga aerobic selama 3,8 jam atau lebih per minggu sedikit kemungkinan
memiliki kanker payudara dibanding mereka yang tidak pernah berolahraga sama
sekali. Termasuk mereka yang bertahan dalam 5 sampai 6 kg dari berat badan
ideal merupakan cara mencegah kanker payudara karena obesitas memiliki korelasi
dengan resiko kanker payudara. Kelebihan lemak
dalam tubuh menghasilkan estrogen yang kemudian di simpan dalam jaringan
payudara sehingga memicu tumbuhnya sel kanker. (Nuraini, 2009:57-59)
DAFTAR PUSTAKA
Bobak. (2015). Buku Ajar
Keperawatan Maternitas. EGC: Jakarta.
Suherni, dkk. 2009. Perawatan Masa Nifas.
Jogjakarta: Fitramaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar